Siang semua....Ok guys...setelah kalian selesai baca latar belakangku tentunya kalian sudah paham mengenai bagaimana sifat serta watak bawaan dari lahir saya kan ?
Untuk memulai cerita masa laluku, aku akan ngomongin yang senang-senang aja dulu ya kawan !
Dulu waktu aku masih duduk di bangku STM,
di kampungku aku aktif di kegiatan
Remaja Masjid.
Pada
waktu itu masa berjayanya Remaja Masjid di kampung saya. Yang anggotanya hampir mencapai 50 oranganlah.Setiap hari selalu diadakan acara,
baik itu membersihkan masjid,
mengajar anak-anak kecil
mengaji, atau kadang
hanya iseng
ngumpul-ngumpul doank untuk bersenda gurau.
Dan kebeneran aku termasuk orang yang disegani di kelompok ini.
Wibawaku lebih disegani oleh teman-teman yang lain dibanding dengan wibawa Sang Ketua.
Ya...mungkin karena tampang Sang Ketua yang keliatan lucu kalee ?
Atau emang karena Ketua kami suka humor, bisa jadi juga ?
Sedangkan aku orangnya emang c... sama suka
humor juga....tapi kalo dalam keadaan
serius, aku tegas lho...cie....hehe
Atau...bisa jadi
karna
bawaan dari zodiak aku yang Leo kali ya, sehingga mereka segan ?
Secara....Leo kan punya power boooo''''
hehehe.Pernah suatu hari aku
belum hadir di masjid
dan sang ketu
ngajakin
bersih-bersih,wajarkan ketua nyontohin dulu...walau tetep c... sambil ngajak
anak buahnya...tapi mereka cuma pada ketawa-ketawa ngledekin dia
sambil ngeliatin dia kerja sendiri. Lalu akan datang donk...
ceritanya, aku jg ngikutin gayanya ketua ambil peralatan dan langsung ikut kerja bareng ketua.
Bedanya disini aku tidak ngajak mereka karena posisi saya hanya anggota biasa
sama dengan mereka. Disamping itu juga aku ingin menanamkan rasa kebersamaan di diri mereka.
Dan anehnya, mereka kontan serentak ikutan kerja sambil terus ngeledek sang ketua
yang sesekali mereka menceritakan kejadian sebelum saya datang.
Pokoknya kejadian ini tidak hanya sekali dua kali
sudah seringlah bahkan saking seringnya sampe tidak terhitung kali !?!
Tiap malam kami remaja pria pada iktikaf di masjid,
tiap malamnya itu lebih dari 10 orang
yang iktikaf. makanya
kalo nyari seseorang atau hanya teman tuk penghilang rasa BT, kami tidak susah. Jam berapapun, tinggal datang aja ke masjid, pasti ada orang. Masjid pada waktu itu seperti kos-kosan, komplit
ada peralatan masak segala. Bahkan pakaian kami pun ikut dibawa ke masjid
tapi tetep tertib dan rapi tentunya...
Karena seringnya kita ketemu, biasalah...anak-anak abg saling jodoh-jodohan, tiap malam menjelang tidur kami ngerumpiin remaja perempuan.
Si ketua g tanggung-tanggung, dia nyukain 3 orang bo'''! Tapi begitu pula remaja ceweknya,
mereka kadang sukanya bukan hanya pada satu orang saja, wajar c... anak abg
istilahnya tepatnya hanya rasa kagum mungkin ?
Dengan adanya obrolan kita soal jodoh-jodohan, akhirnya beredarlah gosip
miring yang tidak sedap didengar, tapi kami tidak nyerah begitu saja
kami tetap bertahan pada komitmen kami tuk memakmurkan
masjid yang kita cintai.
Tapi apa hendak dikata, seiring dengan berjalannya waktu, kebutuhan kami pun meningkat
dan tuntutan dari keluargapun memaksa kami tuk mencari jalan hidup masing-masing.
Sebagian besar dari kami akhirnya pada merantau.
Tapi itu semua tidak menghilangkan rasa persaudaraan di antara kita.
Bahkan 5 pasang dari kita sampai benar-benar resmi ke jenjang pernikahan,
3 pasang sudah punya anak 2, dan yang 2 pasang baru punya anak 1.
Ok guys ceritaku untuk kali ini cukup sampe di sini dulu ya, gampang...tar disambung lagi lah..
untuk kali ini ceritanya masa keemasan dalam hidup saya
tar disambung lagi dengan kisah
awal dari kehancuran
hidupku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar