Rabu, 28 November 2012

Istimewa dan Sempurna



 
Rasanya sudah habis pujian-pujianku untuk menggambarkan kecantikan dan keanggunanmu, namun tak jua aku merasa puas, karena memang Allah menciptakanmu begitu istimewa begitu sempurna, hingga aku dimabuk kepayang dimabuk asmara ( Dinie Fitrianida )

SEMOGA

Baca bismillah sebelum pejamkan mata
Ingat namaku menjelang tidurmu
Bawa serta diriku dalam mimpi indahmu
Semoga esok Tuhan menyatukan cinta kita
Aamiin....


I miss U sayang

FERDI & DINI


Firasatku mengatakan bahwa
Emang dia lah pria terbaik yang layak tuk dampingi hidupmu Din !
Raut wajah kalian ada kemiripan
Di situ biasanya ciri yang menandakan bahwa kalian berjodoh
Insya Allah aku bisa terima kenyataan ini kok

Demi kebahagiaanmu aku rela mengubur semua tentang
Impian dan harapanku tuk bisa hidup bersamamu
Nangis memang batinku terima kenyataan ini, namun.....
Inilah bukti bahwa aku tulus sayang kamu wahai idamanku


Kamis, 22 November 2012

Rasa

Di ruang terapi ini
Kucoba ungkapkan isi di hati
Tentang perasaanku kepada Dini

Ya......Dini.....
Teman kerjaku yang cantik alami
Tanpa polesan kosmetik menghiasi

Beberapa puisi telah aku cipta
Semua bercerita tentang dia
Tentang perasaanku kepadanya

Ada rasa suka
Ada rasa duka
Kadang aku bahagia
Walau tak jarang aku menderita

Aku suka melihat senyumnya
Aku berduka melihat dia jalan sama pacarnya
Aku bahagia bisa mengenalnya
Aku menderita menahan rinduku yang kian membara

Bahagiamu bersamaku

Pena di tangan akan terus mengukir
Demi terciptanya sebuah syair
Di tengah angin yang semilir
Dan diiringi suara gemerciknya air

Aku duduk membisu
Sambil pegangi sebuah buku
Tempat aku mencurahkan isi hatiku
Yang selalu dirundung pilu

Masa bahagiaku telah berlalu
Yang ntah kapan akan kembali menghampiriku
Satu tekadku untukmu
Ujudkan bahagiamu bersamaku

Ngawur

Malam ini aku kembali tidak bisa tidur
Pikiranku mulai ngawur
Ingin rasanya aku bawa kamu kabur
Biar semua orang pada ibur

Sayang aku takut akan siksa kubur
Yang memaksa aku kembali harus bersyukur
Walau kini aku jatuh tersungkur
Dengan hati yang hancur

Aku Malu

Bertemu kamu aku malu
Berbicara denganmu aku malu
Aku malu karena ulahku
Aku malu karena sikapku

Aku memang suka sama kamu
Aku memang cinta sama kamu
Tapi aku malu
Karena siapalah diriku

Aku tidak pantas suka sama kamu
Aku tidak layak sayang sama kamu
Terlebih aku tidak patut cinta sama kamu
Mungkin yang cocok denganku hanyalah seorang pembantu

Pergilah

Pergilah dan jangan ucapkan selamat tinggal
Aku tau aku kuat
Tapi aku tidak tahan
Biarkan aku sendiri
Merenungi nasibku ini
Mungkin ini yang terbaik bagiku saat ini

Selasa, 20 November 2012

Karya Pujangga

Seorang pujangga tidak akan berhenti berkarya
Demi mengekspresikan perasaannya
Baik itu rasa suka maupun rasa duka
Pasti terangkai dalam goresan penanya

Laksana suara alam
Tidak akan pernah tenggelam
Dengan datangnya sang malam


Ibarat sang mentari
Ia akan terus menyinari
Walau kadang mendung menutupi

Begitu pula dengan cintaku kepada Dini
Akan terus aku nikmati
Hingga ajal menghampiri

Sedikit Pesan

 Tuhan.....
Hari ini aku ingin mempersembahkan
Sedikit pesan buah goresan tangan
Untuk dia yang selalu aku dambakan

Mungkin ini tidak berharga
Namun setidaknya membuat hatiku terasa lega
Karena walau bagaimanapun juga
Aku sangat mencintainya

 
Pesanku hanyalah....
Wahai Dinie Fitrianida
Jadilah kau wanita sholeha
Yang jadi idaman setiap pria


Mencari Cinta Sejati

Tak gampang mencari cinta sejati
Tak mudah mencabut duri dalam hati
 

Banyak memang...
Wanita di muka bumi ini
Tapi adakah yang mau peduli
Dengan segala yang aku alami

Kecewaku di masa lalu
Membuat hatiku terasa pilu
Mau menangis tapi aku malu

Pada siapakah aku harus mengadu ?

Tuhan....
Aku sudah tidak tahan...
Tolong segera Kau pertemukan
Wanita yang pantas aku banggakan

Suara Hati

Hembusan angin malam
Terbangkan angan dalam kerinduan
Rintik air hujan
Tak mampu basahi hatiku yang gersang

Tuhan....
Gadis manakah yang Kau ciptakan
Tuk mengusir rasa sepiku yang tak berkesudahan



Tak cukupkah air mata yang kuteteskan ?
Tuk mengharap belas kasihan
Kurang keraskah tangis yang kulengkingkan ?
Agar Engkau mau mendengarkan

Bahwa diriku sangat mendambakan
Akan hadirnya tulang rusukku yang Kau hilangkan

Tulang Rusuk Yang Terpisah

Dingin....
Sepi....
Hampa....
Selalu jadi teman malamku

Rindu.....
Kangen.....
Akan datangnya belahan jiwa

Galau...

Bete...
Suntuk...
Selalu datang mendera

 
 
 
Do'a...
Puja...
Puji...
Tak putus aku lantunkan

Pagi....
Siang....
Sore...
Malam....
Aku selalu menantikan kembalinya rusukku yang terpisahkan

Senin, 19 November 2012

TUHANKU

Ya TUHAN . .
Aku merasa jauh dari-Mu
Aku merasa tak berdaya tanpa-Mu
Hari - hariku terasa kosong.

Apa yang terjadi denganku TUHAN
Mengapa semua menjadi seperti ini
Ada yang salah denganku???
Dimana?
Dimana?
Dimana?

Entahlah akupun tak tau
Aku harus berlari kemana?
Aku harus mengadu kesiapa??

TUHAN, dimanakah Kau berada
Mengapa kau campakan aku?
Tuhan adilkah ini buatku!
Aku ingin hidup normal
Aku ingin bisa menjalani rutinitas sebagai mana yang telah aku lakukan dulu
Mengaji, tadarus, berdzikir, shalat berjamaah

Kenapa kini masa itu hilang??
Aku harus kemana!?!
Aku harus kemana!?!

Aku mencari jalan keluar
Aku terus berteriak
Aku terus berlari
Langkahku terhenti
Aku terbangun

Aku menangis seorang diri disudut kamarku
Hanya sepi yang kurasa
Hanya kosong yang kudapati
Tak terasa bulir air mata ini menetes dipelupuk mataku.

TUHAN aku sudah lelah . . .
Pantaskah aku mendapatkan berkah dari Mu.

Minggu, 18 November 2012

Kamu dan Aku

Kamu adalah yang selalu aku tulis
Tapi aku adalah yang tidak pernah kamu baca
Kamu adalah yang selalu aku pandang
Tapi aku adalah yang tidak pernah kau lihat

Kamu adalah yang selalu aku hayalkan
Tapi aku adalah yang tidak pernah terlintas di benakmu
Kamu ada di setiap malamku
Tapi aku tidak pernah ada di siang harimu

Sabtu, 17 November 2012

Aku Lemah Tanpamu

Aku tak ingin sendiri
Aku tak betah sendiri
Aku tak sanggup sendiri
Aku butuh kamu
Aku perlu kamu
Aku ingin kamu
Temani aku
Iringi aku
Dampingi aku
Tuk jalani hidup dan kehidupanku
Karena sesungguhnya aku lemah tanpa dirimu

Jumat, 16 November 2012

Aku Lelah Dan Aku Juga Takut





Aku telah kehabisan banyak kata
Dan teramat lelah untuk dapat goreskan pena
Aku sudah sering kali mencoba dan mencoba
Untuk dapat melupakan dirimu
Namun rasanya sulit banget aku menghapus bayang manis senyummu
Yang selalu menari-nari di pelupuk mataku

Dini......
Aku harus bagamana lagi....?
Haruskah aku setiap malam begadang
Karena selalu merindumu ?

Jujur aku akui Din
Melupakanmu aku tak mampu
Meneruskan niatku pun aku takut

Aku takut merusak hubungan kalian
Aku takut tidak bisa membahagiakanmu
Sebagaimana dia membahagiakanmu saat ini

Ya Allah.....
Hanya padaMu aku pasrahkan seluruh jiwaku
Hanya padaMu aku mohon dipelihara ragaku
Semoga aku tidak salah melangkah
Aamiin.....

Selasa, 06 November 2012

Sungguh aku tidak mampu


Selepas karyawan pulang
Aku duduk santai sejenak
Sambil melepas lelahku setelah kerja seharian

Kuambil secarik kertas
Dan kucoba merangkai sebait puisi
Aku seakan kehabisan kata - kata
Untuk menggambarkan perasaanku padamu
Namun tak jua rinduku bisa terobati

Din....
Rindu ini menyiksaku
Mencintaimu laksana memeluk pohon kaktus
Semakin erat kumemeluknya semakin sakit rasanya
Karena duri - durinya semakin dalam menusuk kulitku

Namun tuk melepasmu begitu saja
Sungguh aku tidak mampu
Karena terlanjur kau duduki singgahsana hatiku
Dan bertahta jadi Ratu dalam anganku

Kamis, 01 November 2012

CEMPAKA PUTIH

C = Cantik wajahmu
E = Elok parasmu
M = Mempesona penampilanmu
P = Patut ku acungkan jempol
A = Aku terpikat sungguh aku terpikat
K = Kau benar-benar wanita idaman
A = Ahlakmu yang sopan, menambah anggunnya kepribadianmu

P = Pria mana yang tidak berharap

U = Untuk bisa menjadi pendamping hidupmu
T = Termasuk diriku salah satunya
I = Ingin rasanya aku bisa bersanding denganmu
H = Hingga kelak ajal menjemput nyawaku

Menunggu Keajaiban

Di depan jembatan fly over galur, kududuk seorang diri
Sambil menatap kendaraan yang lalu lalang tiada henti
Mata melolong, kosong tak berisi
Pikiran melayang memikirkan Dini

Seiring berjalannya waktu
Aku menunggu dan terus menunggu
Akan datangnya keajaiban mendekat kepadaku
Semoga dia membalas cintaku

Kebahagiaan Tersendiri




Bagiku 
Mencintaimu ada kebahagiaan tersendiri yang tak dapat kuungkapkan
Meski kau tak kan pernah membalas cintaku

Bagiku
Mencintaimu adalah kenikmatan yang tak ada tandingannya
Meski semua orang mencibir aku dan mengatakan aku gila

Sejujurnya aku memang gila
Gila karena cintamu
Gila karena terlalu merindumu