Minggu, 02 Desember 2012

Bertemankan secangkir kopi

Di sepertiga malam ini
Aku duduk seorang diri
Bertemankan secangkir kopi
Dan sebatang rokok yang terbakar api

Ku coba merenungi nasibku ini
Tentang semua hal yang aku alami
Kenapa aku ditinggal istri
Dan sampai sekarang belum dapat ganti

Ku tanya dan ku tanya lagi
Tapi belum juga jawaban aku dapati
Aku bingung dan hanya bisa sesali diri
Kenapa aku begitu lemah sebagai lelaki

Aku layaknya seorang banci
Sekali jatuh tak mampu bangkit lagi
Untuk introspeksi dan berbenah diri
Menyambut mentari yang bersinar di pagi hari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar